Desa Kedung Waringin Kec. Bojonggede Gelar Acara Giat Cinta Masjid

2LNews, Bogor. Dalam rangka membangun dan mempererat silaturahim Polsek Bojonggede, melalui gerakan cinta masjid shalat shubuh berjamaah di Desa Kedung Waringin Kec. Bojonggede.

Hadir bersama jamaah Kanit binmas Polsek Bojonggede Iptu H. Sugiyanto dan Bhabinkamtibmas Desa Kalisuren Aiptu Iwan Purnama dan Bhabinkamtibmas Desa Susukan Bripka Isnan

Aiptu iwan menuturkan bahwa Acara Giat Cinta Masjid Sholat Shubuh berjamaah Rabu, 5 September 2018 di Masjid Nurrul Fallah Rt 02/06 Kp Kedung Jiwa Desa Kedung Waringin Kec. Bojonggede berjalan lancar dan penuh khidmat. Bertindak sebagai Imam Ustadz Drs. H. Zarkasih , MM, MA dan diikuti kurang lebih 60 jamaah.

Selesai sholat subuh unit binmas melaksanakn silaturahmi dengan para jamaah.”

Aiptu Iwan juga melaporkan bahwa situasi wilayah polsek Bojonggede sampai saat ini masih aman TKA.

Reporter : Pramdani 2lnews

Iklan

Psikologi Nikah : Bagaimana Menyiapkan Diri Menuju Pernikahan Dalam Persepktif Islam

Bagaimana Menyiapkan Diri Menuju Pernikahan Dalam Perspektif Islam

Penulis : M. Lukmanul Hakim S.Pd.I

Pernikahan itu apa sih?

Definisi pernikahan dalam Islam adalah  prosesi akad nikah yang dilakukan seorang mempelai laki-laki terhadap seorang mempelai wanita  melalui wali nikahnya yang sah dihadapan 2 orang saksi dengan memenuhi syarat dan rukun yang tetapkan dalam Alqur’an dan As Sunnah.

Mengapa saya harus menikah ?

Karena setiap orang yang mengaku  ummat Nabi Muhammad SAW dianjurkan untuk menikah.

Bahkan rasulullah SAW dalam sebuah haditsnya  yang diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا تَزَوَّجَ الْعَبْدُ، فَقَدِ اسْـتَكْمَلَ نِصْفَ الدِّيْـنِ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِيْمَـا بَقِيَ.

“Jika seorang hamba menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya; oleh karena itu hendaklah ia bertakwa kepada Allah untuk separuh yang tersisa.” Hadits ini dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam kitab ash-Shahiihah (no. 625)

Allah SWT berfirman dalam surat Ar Rum Ayat 21 :

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya : “Dan di antara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” [Ar-Rum 21].

Siapa saja yang sudah dianjurkan menikah?

Tentunya yang sudah memenuhi syarat baik calon mempelai pria atau calon mempelai wanita. Yuk simak apa saja yang jadi syaratnya.

Syarat Menikah Untuk Calon Pengantin Laki-Laki

  • Laki-Laki merupakan seorang Muslim, Beriman
  • Laki-Laki yang tertentu, bukan banci (jelas jenis kelaminnya adalah laki-laki)
  • Calon Pengantin Laki-Laki bukan mahram dari Calon Pengantin Wanita
  • Calon Pengantin Laki-Laki mengetahui wali nikah yang sebenarnya dari pihak wanita
  • Calon Pengantin tidak boleh dalam keadaan Ihram atau Haji
  • Calon Pengantin laki-laki menikah karena kemauan sendiri, bukan paksaan atau perintah orang lain
  • Calon Pengantin Laki-Laki Tidak dalam memiliki 4 orang Istri saat menikah
  • Calon Pengantin Laki-Laki sudah mengetahui perempuan yang akan dijadikan pasangan (istri)

Syarat Menikah untuk Calon Pengantin Perempuan

  • Perempuan adalah seorang Muslim, Beriman
  • Perempuan yang tertentu, bukan banci (jelas jenis kelaminnya adalah perempuan)
  • Calon Pengantin Perempuan bukan mahram dari Calon Pengantin Laki-Laki
  • Calon Pengantin Perempuan telah akil baligh (mengalami masa pubertas)
  • Calon Pengantin Perempuan bukan dalam keadaan ihram atau haji
  • Calon Pengantin Perempuan bukan dalam masa Iddah (masa tertentu setelah perceraian atau ditinggal suami karena meninggal)
  • Calon Pengantin Perempuan bukan Istri dari seseorang, atau sudah dalam ikatan pernikahan

 

Tujuan Mulia Sebuah Pernikahan

Pernikahan adalah peristiwa sakral dan bersejarah dalam kehidupan manusia dan merupakan anjuran  dari Allah SWT dan rasulullah SAW. Harus kita ingat bahwa pernikahan memiliki tujuan yang mulia yaitu :

1. Membentuk keluarga yang sakinah (menentramkan), mawaddah ( saling mengasihi) dan warohmah (saling menyayangi).

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًۭا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةًۭ وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” [QS. Ar. Ruum (30):21].

2. Memperoleh keturunan yang baik (soleh /solehah), firman Allah dalam surat An Nahl ayat 72 dan Surat An Nisa ayat 1 :

 وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًۭا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةًۭ وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ ۚ أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ ٱللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ

‘Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik.” [QS. An Nahl (16):72].

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍۢ وَٰحِدَةٍۢ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًۭا كَثِيرًۭا وَنِسَآءًۭ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًۭا 

“Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali.” [QS. An Nisaa (4):1].

3. Menyatukan silaturahmi yang baik antara dua keluarga mempelai yang berbeda karakter dan latar belakang.  Berikut dalil-dalilnya :

   عن أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ – ر البخاري

Dari Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah saw bersabda : “ Barangsiapa yang ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya ( kebaikannya ) maka bersilaturahmilah. ( HR. Al-Bukhari )

  عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلَامٍ قَالَ لَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ انْجَفَلَ النَّاسُ عَلَيْهِ فَكُنْتُ فِيمَنْ انْجَفَلَ فَلَمَّا تَبَيَّنْتُ وَجْهَهُ عَرَفْتُ أَنَّ وَجْهَهُ لَيْسَ بِوَجْهِ كَذَّابٍ فَكَانَ أَوَّلُ شَيْءٍ سَمِعْتُهُ يَقُولُ أَفْشُوا السَّلَامَ وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ وَصِلُوا الْأَرْحَامَ وَصَلُّوا وَالنَّاسُ نِيَامٌ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلَامٍ- ر احمد و الدرمى

Dari Abdillah bin Salam ra berkata : Ketika Nabi saw tiba di Madinah, orang berebut mendekat kepadanya, aku termasuk yang berebut. Tatkala nampak jelas kepadaku wajahnya, saya tahu bahwa wajahnya bukan wajah pendusta. Dan yang pertama saya dengar darinya, beliau bersabda : “ Sebarluaskan salam, bersedekahlah dengan makanan, bersilaturahmilah,  dan shalatlah di malam hari saat orang lain lelap tidur, kamu akan masuk surga dengan selamat.”  ( HR. Ahmad dan Ad-Darimi )

   عن جُبَيْرَ بْنَ مُطْعِمٍ َخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ – ر البخاري و مسلم

Dari Jubair bin Muth’im ra, Ia mendengar Nabi saw bersabda :” Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturahmi “  ( HR. Al-Bukhari & Muslim )

   ٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ صَاحِبُ خَمْسٍ مُدْمِنُ خَمْرٍ وَلَا مُؤْمِنٌ بِسِحْرٍ وَلَا قَاطِعُ رَحِمٍ وَلَا كَاهِنٌ وَلَا مَنَّانٌ  – راحمد

Dari Abi Sa’id Al-Khudri ra berkata, bersabda Rasulullah saw : “ Tidak akan masuk surga pemilik lima hal :  Peminum miras, Orang yang percaya sihir, Pemutus silaturahmi, dukun, dan yang suka mengungkit-ungkit kebaikan.”  ( HR. Ahmad )

Demikian ulasan singkat mengenai pernikahan sesi 1 ini, sampai jumpa di sesi ke-2 dengan pembahasan yang berkaitan. Semoga bermanfaat.

Bogor, 09 Mei 2018

 

Psikologi Qur’ani : Prinsip-Prinsip Dasar Tentang Anak Menurut Ustad Rahmat Abdullah.

PSIKOLOGI QUR’ANI

PRINSIP-PRINSIP DASAR TENTANG ANAK
Oleh : Ustad Rahmat Abdullah (alm)

1. Anak-anakmu bukan pilihanmu, mereka menjadi anak-anakmu bukan karena keinginan mereka, tetapi karena takdir Allah. Lihat QS.28:68, QS.42:49-50.

2. Karena apa yg Allah takdirkan untukmu,maka itulah amanah yg harus ditunaikan. Lihat QS.8:27-28.

3. Orangtualah yg ingin memiliki anak dan keinginanmu adalah janjimu kepada Allah. Maka tepatilah janjimu karena akan Allah minta pertanggungjawabannya. Lihat QS.5:1, QS.17:34, QS.13:19-24.

4. Allah tidak membebanimu melampaui kemampuanmu,maka bersungguh-sungguhlah. Lihat QS.2:233, QS.64:16, QS.3:102, QS.22:78.

5. Allah tidak mewajibkanmu membentuk anak-anakmu mahir dalam segala hal, tetapi Allah mewajibkan membentuk anak-anakmu yg sholeh terbebas dari neraka. Lihat QS.66:6, QS.46:15.

6. Jangan berharap kebaikan dari anak-anakmu, bila tidak mendidik mereka menjadi anak-anak yang sholeh. Lihat QS.11:46, QS.19:59.

7. Jangan berharap banyak pada anak-anakmu, bila kamu tidak mendidik mereka sebagaimana mestinya. Lihat QS.17:24.

8. Didiklah anak-anakmu sesuai fitrahnya. Lihat QS.30:30.

9. Janganlah menginginkan anak-anakmu sebagai anak-anak yang sholeh sebelum engkau menjadi sholeh lebih dahulu. Lihat QS.61:2, QS.66:6.

10. Janganlah menuntut hakmu dari anak-anakmu, sebelum engkau memberi hak anak-anak mu. Lihat QS.1:5.

11. Janganlah engkau menuntut hakmu dari anak-anakmu, sampai engkau memenuhi hak-hak Allah atasmu. Lihat QS.2:83, QS.4:36, QS.6:151, QS.17:23-24.

12. Berbuat baiklah pada anak-anakmu,bahkan sebelum mereka diciptakan.

13. Janganlah engkau berpikir tentang hasil akhir dari usahamu mendidik,tetapi bersungguh-sungguhlah dalam mendidik. Lihat QS.11:93.

14. Janganlah berhenti mendidik sampai kematian memisahkanmu. Lihat QS.15:99.

Semoga bermanfaat.

Sumber : WhatsApp

Liga 1 : Marco Simic Cetak 2 Gol Kemenangan Persija Terhadap Arema FC

Arema FC akhirnya harus tekuk lutut 1-3 lawan Persija Jakarta. Dua gol kemenangan ini dicetak oleh top scorer Piala Presiden 2017 Marco Simic dan Jamie di menit 82 pada permainan kandang di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.

Ismet Sopian berhasil membuat 2 asist yang di konversi oleh Simic dan Jamie.

Marko Simic Striker Persija (Sumber Foto : bantentribun. id)

Kemenangan pertama Persija ini menambah trend positif klub yang super sibuk ini.

Bogor Shubuh Berjamaah Bersama Habib Naufal Al Aththos

Berita2L. Bogor Shubuh Berjamaah, ini tajuk acara yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Daarul Mustaqiem Pamijahan Kab. Bogor. Menurut Syekh Ma’had Daarul Mustaqiem Drs. KH Solahuddin Habsya, MA acara ini akan di hadiri Habib Naufal Al Aththas ketua Lembaga Dakwah FPI Bogor Raya.

Menurut penyelenggara, acara akan dilaksanakan mulai pukul 04.30 WIB hari Ahad tanggal 01 April 2018.

Diharapkan masyarakat pamijahan, Kabupaten Bogor dan sekitarnya bisa meramaikan acara ini.

Reporter :Pramdani

Bogor Barat Bersholawat bersama Habib Mahdi dihadiri lebih dari 3000 jamaah.

Bogor Barat Bersholawat di laksanakan pada Jum’at malam 30. Maret 2018 di Desa Gunung Sari Kec. Pamijahan Kab. Bogor menghadirkan Habib Mahdi, dihadiri lebih dari 3000 jamaah. Hadirin sangat antusias menghadiri acara ini tdk hanya berasal dari Kec. Pamijahan tetapi banyak jamaah di luar pamijahan, bahkan dari luar Bogor.

Acara ini dihadiri Habaib, ulama, tokoh masyarakat, dan pemuda pemudi dari berbabai ormas Islam. Acara cukup meriab dimulai pukul 20.00 sampai pukul 23.30 WIB.

(Repoter : Pramdani)